jump to navigation

Pelatihan di Koperasi PKK Tunas Harapan Bekasi March 13, 2011

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
add a comment

12 Maret 2011, Griya Utama mendapat kehormatan dari Ibu Ikeu, Pengurus Koperasi Tunas Harapan di komplek duta Harapan Bekasi untuk menyampaikan Motivasi berwirausaha kepada anggota Koperasi Tunas Harapan yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga.

Walau tanpa menggunakan infokus, penyampaian materi tentang motivasi berwirausaha tetap berlangsung seru dengan sesekali diselingi canda khas dari ibu-ibu peserta.

Mari berkarya ibu-ibu cerdas Indonesia!

Pelatihan Wirausaha dinas Koperasi & UMKM Jabar March 7, 2011

Posted by griyautama in Artikel, Program.
add a comment

Info Bermanfaat Untuk Sarjana Pengusaha, Siapa Berminat?

Download Formulir Pendaftaran di sini

Kunjungan Griya Utama ke Panti Sosial March 7, 2011

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
add a comment

5 Maret 2011 lalu, Yayasan Griya Utama berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke beberapa Panti Sosial. Selain untuk bersilaturahim dan bertukar pikiran, kunjungan ini dilaksanakan untuk menyalurkan dana zakat dari seorang hamba Allah yang diamanahkan kepda Yayasan Griya Utama.

Kunjungan pertama adalah ke Yayasan Istiqomah (Panti Asuhan  Yatim dan Dhuafa’) yang berlokasi di Komplek Jatibening Dua Pondokgede, Bekasi. Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan dan pengelolaan anak yatim dan dhuafa’. Untuk operasioanl yayasan selain dari donasi tetap dan tidak tetap, yayasan ini juga mengadakan kegiatan wirausaha yang dikelola oleh pengurus Yayasan bersama anak didiknya. Kepada yayasan ini Griya Utama menyalurkan dana zakat sebesar Rp. 1 juta.

Kunjungan selanjutnya adalah ke Lembaga Rumah Piatu Muslimin/ Wisma Tuna Ganda di Cimanggis, Depok. Lembaga ini mengelola anak-anak piatu dan anak-anak dengan cacat ganda. Kepada lembaga ini Griya Utama juga menyalurkan dana zakat sebesar Rp. 1 juta.

Pelatihan Keluarga Bahagia Ala Griya Utama February 21, 2011

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
2 comments

Tanggal 19-20 Februari 2011 lalu, kembali Yayasan Griya Utama mengadakan kegiatan masyarakat. Kali ini diberi judul ” Pelatihan Keluarga Bahagia Untuk Masyarakat”.

Dilaksanakan di Villa Haji Anton yang berlokasi di Caringin, Bogor dengan kurang lebih 20 peserta dari Pondokgede.

Acara berlangsung lancar, diawali dengan Sholat Subuh berjama’ah dilanjutkan dzikir pagi. Diteruskan dengan olahraga pagi yang heboh, sarapan,  dan tentunya acara inti yaitu penyampaian Materi Training.

Materi Training terbagi dalam 3 sesi:

1. “Smart Parenting”, disampaikan oleh Bp. Ermawan Fitra Purnama

2.”Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga”,  disampaikan oleh Bp. Marsudi Budi Utomo

3. “Ketahanan Ekonomi Keluarga”, disampaikan oleh Bp. Wahyudi Kurniawan

Tema Keluarga Bahagia kali ini diusung oleh Griya Utama dengan maksud agar keluarga-keluarga Indonesia memiliki kualitas yang tinggi baik dalam hal spiritual maupun material. Karena keluarga yang berkualitas adalah cikal bakal bangsa dan negara yang berkualitas pula.

“Smart Parenting” Oleh Bp. Ermawan

“Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga” oleh Bp. Marsudi

“Ketahanan Ekonomi Keluarga” oleh Bp. Wahyudi Kurniawan

Peserta pelatihan ini sengaja dikhususkan kepada Bapak-bapak selaku kepala keluarga agar dalam menahkodai bahtera rumah tangganya dapat  memberikan perhatian yang berimbang antara kebutuhan kasih sayang istri dan anak dengan kebutuhan materi sebagai penunjang utama keberlangsungan keluarga.

Maju terus keluarga Indonesia!

Pelatihan & Workshop Wirausaha Untuk Masyarakat January 2, 2011

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
add a comment

Alhamdulillah akhir Tahun 2010 lalu,  Yayasan Griya Utama (Griya Usaha Taruna Mandiri) telah sukses menyelenggarakan sebuah kegiatan kemasyarakatan berupa “ Pelatihan & Workshop Wirausaha Untuk Masyarakat”.

Diharapkan acara tersebut dapat sedikit memberikan pencerahan kepada masyarakat bagaimana menyelesaikan permasalahan ekonominya secara mandiri, dengan berani mengambil peluang-peluang usaha dan berani segera melakukan tindakan nyata atas ide-ide usahanya sendiri.

Pelatihan ini telah diselenggarakan 3 kali:

  1. 31 Oktober 2010 di  Café Quemama, Jl. Camar 1 No 274 Jaticempaka, Pondokgede, Bekasi.
  2. 14 November 2010 di Sekretariat Griya Utama, Jl. Vanda 17 A-B Perum Jatibening Satu, Pondokgede, Bekasi
  3. 26 Desember 2010 di Sekretariat Griya Utama, Jl. Vanda 17 A-B Perum Jatibening Satu, Pondokgede, Bekasi

Dalam setiap pelatihan selalu diberikan materi pengantar tentang: Mengapa harus Berwirausaha, Zero to Hero, dan Peluang Usaha dan Bagaimana Memulai Usaha oleh Para Trainer Griya Utama, yaitu Arifunasiin, ST dan Muhammad Yudhy Herlambang, ST.

http://pks-pondokgede.org/wp-content/uploads/2011/01/wirausahaJBB2-300x224.jpg

Sharing dari Pengusaha yang Telah Sukses

Selanjutnya ditutup dengan sesi sharing bersama pengusaha yang telah berhasil di bidangnya (Success Story), antara lain: DR. H. Asep Burhanudin, Lc, MBA (Pengusaha Cargo Internasional), Bp. Syamsalis (Pengusaha Waralaba Ayam Goreng Sabana) dan Bp. M Asdwin Noor, SE (Pemilik Franchise Quemama)

Jumlah total peserta ketiga pelatihan tersebut mencapai 42 orang yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Jatibening, Jatimakmur, Jatikramat, Bekasi Barat, Cakung, dan lain-lain.

Pelatihan & Workshop Wirausaha Gratis November 2, 2010

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
Tags: , , , , ,
add a comment

Kabar baik untuk para taruna/ pemuda dan masyarakat pada umumnya yang berdomisili di Pondokgede, Bekasi.

Mulai 31 Oktober 2010 lalu dan selanjutnya berturut-turut tiap 2 minggu sekali Griya Utama akan mengadakan Pelatihan & Workshop Wirausaha Gratis.

Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan berupa Motivasi Wirausaha dan Workshop Perencanaan Usaha, disertai sharing bersama wirausahawan yang telah berhasil di bidangnya.

Tunggu apalagi?

Silakan daftar langsung ke Sekretariat Griya Utama

Jalan Vanda 17A – 17B Perumahan Jatibening Satu

Jatibening Baru, Pondok Gede,  Bekasi.

Telp. 021-84994277/0817 6796 350

 

Pemberdayaan Masyarakat Ala Griya Utama November 2, 2010

Posted by griyautama in Kegiatan, Program.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Sejak Oktober 2010 ini Griya Utama meluncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid.

Dari program ini diharapkan Masjid dapat memberikan nilai tambah yang lebih bagi masyarakat sekitarnya di bidang ekonomi melalui fasilitasi Griya Utama dan peran aktif jama’ahnya.

Komunikasi telah dilakukan dengan sejumlah DKM Masjid di Pondokgede, dan sekitarnya,  antara lain:

1. Masjid At Taqwa Komplek Jatibening Satu

2. Masjid Muttaqin Komplek Marna Putra

3. Masjid Darul Hikmah Jatiwaringin

4. Masjid Miftahul Jannah Komplek Jatibening Dua

5. Masjid An Naasil Muttaqin Komplek Jatiagung

6. Masjid Al Abror Jatiwaringin

7. Masjid An Nur Komplek Jatibening Dua (more…)

Menjual 4 Ton Beras tanpa Modal? Bisa! April 13, 2010

Posted by Yudhy Herlambang in Kegiatan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
2 comments

Spanduk

Pendiri Griya Utama: Arifunasiin

(more…)

Cuplikan Video March 26, 2010

Posted by arifunasiin in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
2 comments

Cuplikan Materi Training Wirausaha ” BOY (Business Opportunity for Youth “

oleh: Arifunasiin

Cuplikan Materi Training Wirausaha ” Motivasi Wirausaha, From Zero to Hero “

oleh: Muhammad Yudhy Herlambang

Berwirausaha dengan Nol Modal March 14, 2010

Posted by griyautama in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
5 comments

Ilustrasi

Suatu hari dalam perjalanan rutin kami di atas sepeda motor, saya melontarkan teka-teki ringan pada istri yang membonceng di belakang.

Sederhana saja.

” Jika kita ingin berwirausaha menjual 1000 pack Susu Kedelai dalam sebulan, dengan harga beli ke produsen @Rp. 1000,- dan harga jual ke pasaran @Rp. 2000,-, berapa modal yang kita butuhkan?”

Istri lalu menghitung-hitung:
Beli 1000 pack, @Rp.1000,- berarti modal yang dibutuhkan = 1000 x Rp.1000,- = Rp. 1.000.000,-

Yak, akhirnya istri saya menyampaikan jawabannya dengan tegas dan yakin, perlu modal Rp. 1.000.000,- .
“Wah besar juga ya?!” Kata istri.

Kata saya, ” Nggak gitu juga, sebenernya kita cuma butuh modal Rp.30.000,- an saja kok”
“Kok bisa?”, cecar istri.

” Iya de’…” jawab saya

” Tadi kan Mas bilang target penjualannya 1000 pack dalam sebulan. Berarti jika kita asumsikan dalam sebulan kita berjualan 30 hari, maka target penjualan seharinya hanya: 1000:30 = 33 pack (kurang lebih)”

” Nah, modal yang kita butuhkan sesungguhnya hanyalah modal untuk membeli 33 pack susu itu di awal
= 33 x Rp.1000,- = Rp.33.000,-”

Yak, cuma Rp.33.000,- saja.

Kenapa begitu?

Karena jika pada hari pertama itu kita bisa menjual seluruh susu yang kita beli dengan harga @Rp.1000,- tadi, uang yang kita dapatkan pada hari pertama itu adalah Rp.2000,- x 33 = Rp.66.000,-.

Dengan Rp. 66.000,- yang kita dapatkan itu, kita bisa membeli modal susu untuk hari berikutnya tanpa mengeluarkan uang dari kas keluarga, bahkan ada untung sebesar Rp. 33.000,- .

Begitu seterusnya sampai hari ke-30.
Di akhir bulan, kita akan berhasil menjual 1000 pack susu dalam sebulan hanya dengan modal Rp.30.000-an saja, bukan Rp. 1.000.000,-

Bahkan seandainya tidak bisa menjual semuanya sekalipun, menjual separonya sudah cukup untuk membeli modal susu hari berikutnya.

Pembahasan

Modal memang selalu menjadi momok bagi mereka yang ingin memulai berwirausaha. Karena merasa tidak memiliki modal yang cukup, seorang menjadi ragu-ragu dan akhirnya membatalkan keinginannya berwirausaha. Padahal sesungguhnya, modal bukanlah suatu yang perlu dikhawatirkan, melainkan perlu disiasati dan dihitung dengan cara yang benar!

Kita memang perlu berhitung dalam berwirausaha, tapi hitungan model otak kanan, bukan otak kiri.

Perbandingannya dapat anda lihat dalam ilustrasi di atas tadi. Ternyata selisih hitungan otak kiri sangat jauh dengan selisih hitungan otak kanan.

Padahal hitungan inilah yang akan mempengaruhi seseorang untuk memutuskan: jadi atau tidak untuk berwirausaha.

Ilustrasi di atas membuktikan bahwa untuk mencapai target penjualan dan keuntungan yang lumayan besar ternyata tidak membutuhkan modal yang besar. Bahkan bisa pula dijadikan nol modal, apabila kita bisa membeli dengan cara hutang kepada produsen susu kedelai yang bersangkutan.

Jadi modal awalnya nol (karena hutang), kemudian dilunasi setelah berjualan di hari pertama, selanjutnya beli dengan uang hasil penjualan di hari2 berikutnya.

Baik produsen maupun kita sama2 untung kan?!

Jadi begitulah!

Bisnis itu mudah, makanya jangan dibikin susah!

Mari berwirausaha mulai saat ini juga untuk maju bersama.

Salam wirausaha!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.